Oleh: hamzah73 | Desember 27, 2009

Om Basa dan Romantisme Kwarda Sultra

Penulis : Hamzah

Kebetulan saya suka sekali dengan pramuka, makanya nama Kwarda Sultra begitu lekat dihati saya, sama lekatnya dengan ingatan anak-anak Pramuka lainnya di Kota Kendari. Kwarda Sultra memang ‘pusatnya’ perkantoran pramuka di ‘bumi anoa’ ini, disana tempatnya berkantor, berlatih, bermain, dan mungkin ‘adu strategi politik’ hehehe…(bagi pramuka yg suka cerita politik) …Namun yang paling berkesan bagi saya justru ‘kehidupan’ di dalamnya. Ada canda tawa, ada rebut-ribut, ada persaingan, dan bagi yang dilanda asmara, Kwarda-lah tempatnya. Tapi bagi saya sebaliknya, bukan asmara, tapi Asrama…

Ya, seperti itulah…ketika saya main di Kota Kendari, maka sasaran utama saya nginap adalah Kwarda..disana penginapan, disana ada computer, disana kantor, disana tempat diklat, disana ada pondokan…tinggal bilang sama Om Basa..pasti beres…yang penting ngerti dengan kehidupan Om Basa..tak perlu basa-basi, cukup uang rokok, klop sudah..bisa tidur sampe pulas..tapi makan-minum tidak ditanggung lho!!

Om Basa, lelaki kelahiran tahun 60-an ini, seorang bujang tulen. Maklum usianya yang sudah tidak lagi muda ini belum memiliki anak-istri,  Ia berasal dari Kabupaten Muna, kulitnya legam, pakaian seadanya, tapi telah mengabdikan diri di Pramuka Sultra sudah 20 tahunan. Bagi yang tidak mengenal jauh Om Basa, orang terkadang menganggapnya remeh. Tapi bagi yang sudah menjadi ‘penghuni’ Kwarda, Om Basa cukup dihormati sebagai orang tua..makanya kalo ada anak-anak yang sering ‘memerintah’ Om Basa, maka ‘orang-orang Kwarda’ menegurnya.

Tapi Om Basa tak pernah marah. Mungkin ia paham dengan psikologi seorang anak dan remaja. Tapi yang pasti semua ‘orang kwarda’ yang telah menghilang entah kemana, Om Basa masih menghafalnya. “Saya masih hafal para pejabat Pramuka dari dulu sampai sekarang..anak-anak yang disini juga sudah tahu betul..jadi tak perlu risih dengan omongan-omongan orang,” katanya..

Posisi Om Basa di Kwarda cukup beragam, bisa disebut ‘Penjaga Kantor’, bisa disebut ‘Cleaning Servise’, bisa disebut ‘Pembantu Umum’..apalah, yang penting Om Basa suka dan dapat honor seadanya. “Mau bagaimana lagi, saya kan tidak punya ijazah, jadi tidak perlu macam-macam,” begitu pikiran sederhana Om Basa.

Andai saja Om Basa bertipe lelaki ‘cerewet’ atau lelaki ‘tukang lapor’..boleh jadi Kwarda banyak makan korban, karena laporan Om Basa…Om Basa-lah orang yang paling banyak tahu tentang lika-liku kehidupan Kwarda. Masalahnya, ia paling banyak tahu remaja-remaja Kwarda yang suka ‘selingkuh’, mungkin juga yang suka minum atau bahkan judi. “Buat apa urus mereka, mereka tahu kok bagaimana yang baik, saya juga tidak mungkin menegur..biasalah anak-anak,” katanya.

Om Basa memang ‘pramuka’ tulen..tak ada orang yang mau mengabdi puluhan tahun dengan honor seadanya..makanya di tahun 2008, Om Basa pernah dianugrahi Lencana Panca Warsa oleh Kwarda Sultra, sebuah penghargaan yang biasanya diberikan bagi Pembina yang aktif..baginya lencana Panca Warsa tidak punya arti apa-apa..tapi setidaknya Kwarda menghargainya, jadi diterima dengan penuh lapang dada, dan tentunya dengan senang hati…Kalo saya tidak adaji gunanya..tapi namanya penghargaan..ya saya terima,” tandasnya..

Om Basa memang menjadi sisi lain kehidupan Kwarda Sultra. Om Basa juga bisa menilai kapan tempat ini ramai, sepi..dan kapan saatnya orang-orang memanfaatkan tempat ini sebagai arena bercinta. Wah..yang ini yang parah..”Biasaji, hanya kalo macam-macam kita tegur”. Apa yang dimaksud ‘macam-macam’ dari Om Basa, saya tak bisa mengurainya.

Yang pasti kwarda penuh dengan kehidupan romantisme..bagi sebagian aktifis Pramuka, kalo tak ada kegiatan..disanalah tempat mereka kumpul, berkelakar, berhayal, bermain, hingga membahas isu-isu strategis daerah. Makanya jangan heran, banyak sudah yang sukses sebagai ‘produk’ Kwarda Sultra. Menariknya, mereka tak lupa jika sudah berhasil. Sebut saja Gubernur Sultra, H. Nur Alam, SE. Ia dengan lantang mengaku jika dirinya pernah ‘hidup’ di Kwarda. …Asal jangan lupa sama Om Basa ya Pak!!


Responses

  1. Kanda… Mohon Ijin sy mau Share tulisan tentang Om Basa….!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: