Oleh: hamzah73 | November 12, 2008

Provinsi Buton Raya Sudah ‘di Telinga’ Presiden

sby-ok4Keinginan semua elemen di kawasan Pulau Buton dan sekitarnya untuk membentuk Provinsi baru lepas dari Sulawesi Tenggara bakal terwujud. Apalagi masalah ini telah sampai ditangan Presiden dan Ketua DPR-RI.  Lalu apa lagi yang ditunggu?

Proses pemekaran Provinsi Buton Raya rupanya bukan saja menjadi konsumsi legislator dan senator di Senayan. Wakil Ketua DPD RI, La Ode Ida mengatakan sudah melakukan kontak langsung dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ihwal pemekaran tersebut.
“Kita sudah melakukan kontak langsung dengan Presiden, dan Ketua DPR RI Agung Laksono dan peluangnya sangat besar sekali, dan ini direncanakan bisa terbentuk sebelum 2009. Makanya ada tim khusus yang diturunkan, namun tinggal kita lihat lagi,” paparnya di Bau-bau Jumat, 13 September lalu.
Diungkapkan, kedatangan mereka dalam bentuk tim, agendanya dalam rangka proses percepatan pemekaran Buton Raya. “Bagi saya, ini tidak ada masalah lagi di pusat, dan kami dari DPD sudah berusaha sebisa mungkin, sehingga pelaksanaan ini bisa terealisasi, makanya saya ajak teman-teman untuk datang meninjau secara langsung,”ujarnya.
Ditanyakan apa yang dilakukan DPD setelah tiba di Jakarta nanti, La Ode Ida mengatakan perjuangan pemekaran  Buton Raya membutuhkan proses panjang namun bukan berarti menyurutkan perjuangan dalam proses percepatan. Kata dia, semuanya diatur dalam PP No. 19 / 2000, makanya pihaknya meninjau. Plus dari Tim Depdagri yang menilai secara teknis.
Lebih detil, dia menjelaskan pembentukan Buton Raya tidak ada masalah, seluruh anggota DPD sangat setuju malah ingin dipercepat.”DPD sudah memiliki komitmen agar pembentukan Kabupaten Buton Tengah dan Kabupaten Buton Selatan dipercepat sehingga Propinsi Buton Raya terbentuk sebelum berakhirnya masa jabatan kami,” kata senator asal Sultra itu.
Dia menjelaskan pembentukan Buton Raya bukan hanya diketahui DPD tapi juga sekretariat sehingga secara administrasinya dapat dibantu. Kata La Ode Ida, Sekjen DPD RI, Siti Nurbaya yang turut hadir bersama rombongan mendukung pembentukan Buton Raya karena mempunyai sumber daya alam yang cukup. Kemudian, Nurbaya sebagai komando administrasi di DPD sekaligus mempunyai lobi yang kuat untuk pembentukan Buton Raya, karenanya dia harus mengetahui persis daerah yang akan dimekarkan.
Untuk memperkenalkan Buton ke Depdagri, La Ode Ida meminta kepada Bupati Sjafei Kahar untuk mengundang Direktur Penataan Daerah dan Otonomi Khusus Ditjen Otda Depdagri Abdullah Fatah. Agendanya dalam rangka mengunjungiKabupaten Buton yang akan dimekarkan termasuk Bau-bau, ibukota Propinsi Buton Raya.
Walaupun Abdullah Fatah tidak dapat hadir tapi ada yang mewakili Depdagri untuk meninjau daerah yang
dimekarkan, yaitu Kasubdik Otonomi Daerah Khusus, Siti Zahro. “Dialah yang menangani masalah pemekaran. Target Depdagri adalah untuk melihat daerah-daerah yang akan dimekarkan,” kata La Ode Ida.
Sementara itu, La Ode Djeni, anggota DPR RI mengatakan dewan telah membuat RUU tentang pembentukan Buton Raya, Busel, Buteng, dan Konawe Kepulauan. Empat RUU tersebut, telah didukung berdasarkan tata tertib DPR, yakni unsur inisiatif yang telah ditandatangani sebanyak 41 anggota DPR RI.
Djeni mengatakan siap mempertaruhkan jabatannya, bila ada sekelompok masyarakat yang menghalang-halangi pembentukan Provinsi Buton Raya, Kabupaten Busel, Buteng dan Konawe kepulauan, sebab pemekaran daerah tersebut bukan dipolitisir, tetapi keinginan masyarakat Sultra.
Bupati Buton Sjafei Kahar menegaskan dokumen yang diajukan ke pusat yaitu di DPD, DPR RI dan Depdagri sudah memenuhi amanat PP No. 78. “Kecuali masalah kajian daerah, sementara ini sedang saya rampungkan,” pungkasnya singkat.
Sjafei juga mengingatkan kepada Djeni Hasmar, agar selalu mengingatkan Komisi II DPR RI yang sudah berjanji akan menyelesaikan pemekaran Buton Raya, Busel, dan Buteng sebelum masa bakti anggota DPR RI berakhir. “Mereka janji akan menyelesaikan masalah ini sebelum Oktober 2009, tolong diingatkan pak Djeni,” ucapnya.
Amirul Tamim, Walikota Bau-Bau di Bandara Betoambari mengatakan pembentukan Buton Raya, Busel, dan Buteng merupakan aspirasi masyarakat. Nah, dengan kunjungan tim Depdagri, DPD dan DPR RI kali ini maka aspirasi tersebut diharapkan cepat terwujud tentunya dengan satu harapan yakni doa seluruh masyarakat. (hamzah/tim radar buton)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: