Oleh: hamzah73 | Oktober 25, 2008

TNI-ku, Kembalilah Jadi Macan Asia !

TNI, Kebanggaan Bangsa Indonesia

TNI, Kebanggaan Bangsa Indonesia

5 Oktober 2008, 63 tahun sejarah panjang Tentara Nasional Indonesia (TNI). Perjalanan hidup ‘serdadu’ NKRI ini memang pasang surut. Kadang disegani, dan kadang pula menjadi ‘bulan-bulanan’ rakyatnya sendiri. Kadang tercap memiliki kekejaman (bagi rakyatnya), namun kadang pula tercap sebagai serdadu ompong (bagi militer negara lain). Lebih ironis lagi, media memberitakan jika TNI belakangan ini ‘kalah’ dengan barisan militer negara lain, seperti Malaysia dan Singapura. Jika itu (benar) terjadi, bagaimana nasib bangsa ini.

Mungkin tak ada salahnya kita bernostalgia 15 tahun silam, TNI (dulu ABRI) pernah menyandang predikat sebagai ‘Macan Asia’. Predikat itu dicapai, karena TNI memiliki kekuatan yang tidak mudah dilumpuhkan oleh berbagai rongrongan. Di dalam negeri sekalipun TNI menjadi kekuatan yang sangat mumpuni, bahkan track record-nya dalam menjaga keutuhan negara patut dicungkan jempol. Boleh jadi, karena saat itu peran TNI bukan semata sebagai penjaga negara, tetapi ‘hadir’ pula sebagai penegak negara, dengan melibatkan diri dalam sosio-politik negeri ini. Inilah yang kemudian disebut sebagai Dwi Fungsi ABRI.

Waktu berjalan begitu cepat, angin reformasi berhembus menerpa sendi-sendi bangsa ini, tak terkecuali TNI. Bahkan tak ingin disebut tertinggal, TNI mereformasi diri, salah satunya, memposisikan diri ‘special’ sebagai penjaga keutuhan negara. Para petinggi militer kala itu pun tereposisi dari kedudukannya dari panggung politik. Fraksi TNI/Polri terhapus dari lembaga DPR/MPR, begitu pula para Jenderal, harus bersabar untuk menjadi ‘orang sipil’, jika ingin berkuasa kembali di negeri ini. Lebih menyedihkan lagi, tentara kita di lapangan tidak segarang dengan belasan tahun silam.

Perjalanan reformasi negeri ini (harus diakui) telah menistakan posisi TNI, gaung sumpah prajurit yang dulu sampai direlung pemikiran rakyat kecil sekalipun, kini tidak lagi terdengar. Bahkan untuk menghilangkan kesan keangkeran, TNI harus rela mengubah warna dalam berbagai hal. Yang paling kecil, warna hijau tua kebanggaan pun harus lebih ‘diperhalus’ agar kelihatannya tak angker.

Tentara haruslah tetap tentara. Tentara harus angker, meski tak perlu angker bagi rakyat kecil. Tentara harus tetap kuat melindungi negara, dan bagi (penulis) Tentara harus mendapatkan ‘posisinya’ kembali sebagai pasukan yang memiliki hak politik di negeri ini.

Indonesia sebagai negara kepulauan, dengan luas wilayah laut terluas di dunia, tak cukup dijaga hanya dengan senjata yang sudah aus, meriam yang sudah keropos, tank-tank yang mogok, atau pesawat tempur yang ngadat. Tapi harus dikawal dengan persenjataan yang modern, perwira yang intelek serta serdadu yang tangguh. Semua itu dapat tercapai jika negeri ini kembali memberi ruang yang luas bagi TNI. Bahkan bila perlu, para Jenderal negeri diberi peluang untuk ‘kembali’ bersatu, dan tidak pecah karena kepentingan politik sesat.

Mungkin menjadi kebanggaan kita, jika kita mengenang kembali kejayaan bagsa melalui pemikir negeri seperti Jenderal Sudirman, Jendral Urip Sumoharjo, Jenderal AH Nasution, Jenderal Ahmad Yani, Jenderal Soeharto, Jenderal M Yusuf dan sejumlah jenderal lainnya, yang begitu gagah perkasa bila tampil di depan publik. (Bagi penulis) sungguh miris jika seorang Jenderal Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) enggan menggunakan pakaian kebesaran TNI. (selama menjadi Presiden, pernakah kita melihat SBY tampil dengan kebesaran TNI, meski HUT TNI sekalipun?). Tak perlu ragu disebut tidak reformis, tak perlu takut disebut mileteristik. Yang menilai adalah rakyat bukan?

Rakyat Indonesia hari ini menginginkan kepastian, rakyat Indonesia merindukan kejayaan seperti yang pernah ada di zaman Orde Baru, ketika TNI memiliki peran mengatur negeri ini. Dan rakyat Indonesia menginginkan agar TNI kembali tampil menjadi Macan Asia. Tak ada Macan yang makan anaknya. Jadi rakyat Indonesia tak perlu takut dengan TNI-nya, TNI adalah pelindung dan pengayom rakyat, TNI adalah pelindung negara. Sekali lagi, kembali lah jadi Macan Asia! Dirgahayu TNI ke -63. Allah SWT memberkati. Amin. (**)

Penulis adalah :

Penulis pada Harian Online Kabar Indonesia dan mantan wartawan dibeberapa media cetak.


Responses

  1. Biar TNI indonesia menjadi macan asia lagi, perlengkapannya musti di ganti yang canggih agar tidak di remehkan negara lain. Lha wong alatnya ja kurang kok ingin di sebut sebagai macan asia, indonesia ini lebih mementingkang tukang korup dari pd TNI-nya. Seperti membelikan mobil para anggota DPR yang harganya miliaran rupiah. Indonesia lebih mementingkan orang2 berdasi saja dari pd keamanan negara dan rakyaknya

  2. Rakyat Indonesia akan selalu mendukung dan mendoakan untuk kejayaan negara Indonesia. TNI harus menjadi kekuatan militer yg disegani dunia, pemerintah harus memberikan Alusista yg moderen kpd TNI, lebih baik beli kapal2 dan pesawat2 tempur moderen dr pda duitnya dikorupsi oleh koruptor berdasi. JAYALAH TNI KU, JAYALAH NEGRIKU, BANGSAKU , TANAH AIR KU TERCINTA “INDONESIA” :):):) Kami Bangga menjadi Indonesia

  3. Selamatkan Indonesiaku …lanjutkan perjuangan para pahlawan2 kita yg terdahulu daripada kita.Buat mereka tersenyum dan bangga di alamnya melihat negara kita menjadi negara yg diperhitungkan di mata dunia.Jangan buat mereka menangis dikuburnya melihat anak negrinya yg berlomba2 mengaruk uang rakyat untuk kepentingan pribadinya masing2.Sekali lagi tolong di perhatikan dana yg semestinya dikeluarkan untuk hal yg lebih utama jgn di berikan kepada hal yg kurang bermanfaat.Alusista yg modern dan canggih lebih baik dibandingkan gedong DPR yang canggih dgn fasilitas SPA & kolam renang yg hanya menambah para wakil rakyat kita tambah puless tertidur saja.

  4. menurutku tentara indonesia adalah tentara yang gagah berani tidak takut dengan lawanya walaupun senjata nya kurang canggih tetapi takmembuat gentar para tentara kita yangsiap membela mempertaruhkan nyawa sekalipun.mengapa tentara kita kurang senjata dikarnakan pemerintah kurang memperhatikan para tentara contohnya saja bahan bakar untuk menjalankan kendaraan bermesin itu saja menggunakan bahan bakar sendiri .tetapi malah banyak korupsi di indonesia ini menapa??…………………………………………..ya ALLAH jadikanlah tentara ku ini menjadi macan asia yang siap menerjang, memangsa,dan siap siaga AMIN ya ALLAH SWT.

  5. menurut saya TNI adalah segalanya .,

  6. Just want to say your article is as astonishing. The clearness on your publish is simply excellent and i could assume you’re an expert on this subject. Fine with your permission let me to seize your feed to keep updated with coming near near post. Thank you a million and please carry on the rewarding work.

  7. Amazing! Its actually awesome piece of writing, I have got much clear
    idea about from this post.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: